Search archives for:


UNTR - Cautious outlook maintain

United Tractors (UNTR) – HOLD (Maintain)

Price: Rp16,575 – Target Price: Rp17,900

Sambil menanti kinerja keuangan UNTR FY15, kami mencoba untuk melihat kembali potensi operasional UNTR di tahun ini dan melakukan beberapa skenario analisis. Secara keseluruhan, sudut pandang kami masih belum berubah. Penjualan Komatsu (heavy equipment business) kami perkirakan masih akan tertekan dengan potensi tantangan yang sama untuk bisnis construction machinery (coal getting dan overburden removal) dan coal mining UNTR. Cerita seputar akselerasi infrastruktur kami lihat tidak akan memberikan dampak yang massive pada kinerja konsolidasian. Sementara cerita baru seputar bisnis coal fire plant dan tambang emas, belum akan berdampak pada catatan pertumbuhan laba UNTR tahun ini serta hanya akan menjadi sentimen optimisme sesaat. Dengan mengasumsikan perbaikan harga komoditas batubara dan perbaikan sektor alat berat tidak akan mencatat angka yang berarti (cenderung stagnan bahkan potensi turun) dan nilai tukar rupiah cenderung stabil,kami melihat UNTR akan kembali mengalami tahun yang berat. Selama tidak adanya sudden reversal pada harga batubara, nilai tukar rupiah tidak kembali melemah dan permintaan pada bisnis UNTR tercatat stagnan, maka potensi perbaikan signifikan kinerja dan marjin perusahaan tidak akan terjadi tahun ini. Oleh karena itu, kami tetap mempertahankan rekomendasi HOLD untuk UNTR dengan target harga DCF selama 12M kedepan sebesar Rp17.900/saham (9.54x P/E16E dan 1.41x PBV 16E).

MAPI - Expecting Further Improvement

Mitra Adiperkasa (MAPI) – BUY (Maintain)

Price: Rp3,605 – Target Price: Rp4,200

Berdasarkan diskusi dengan manajemen, MAPI mengindikasikan pertumbuhan penjualan di FY15 sebesar 7.3% YoY. Didukung oleh berbagai promosi akhir tahun, penjualan mengalami tren kenaikan tertinggi pada bulan Desember, yakni sebesar 43% MoM. Sementara itu, manajemen memperkirakan SSSG di FY15 hanya akan mencapai 5% YoY. Namun demikian, kami melihat keseriusan MAPI dalam membenahi product mix untuk menjaga daya beli terhadap resiko volatilitas nilai tukar Rupiah dan kenaikan pajak impor, sehingga kami mengekspektasikan SSSG dapat membaik ke level 7% di ‘16E. Kami juga melihat kinerja MAPI berangsur –angsur membaik seiring dengan pembenahan inventory level dan peningkatan produktivitas pekerja. Oleh karena itu, kami optimis dengan kinerja MAPI, terlebih fundamental telah berangsur pulih sejak 3Q15 kemarin. Maka, kami tetap memberikan rekomendasi BUY dengan TP Rp4,200,mentranslasikan PE ‘16E 33.6x dan PBV 2.1x.

ROTI - Exact Momentum

Nippon Indosari Corpindo (ROTI) – BUY (Maintain)

Price: Rp1,305 – Target Price: Rp1,500

Menurut guidance mengenai pendapatan FY15 (belum diaudit), ROTI berhasil mencatatkan penjualan sebesar Rp2,174 miliar, dengan pertumbuhan sebesar 16%YoY. Pencapaian tersebut sejalan dengan estimasi kami dan konsensus. Pertumbuhan penjualan hanya ditopang oleh kenaikan volume, sehingga kami yakin resiliensi perusahaan terhadap pelemahan ekonomi. Kami merekomendasikan BUY atas saham ROTI dengan TP 1,500/lembar saham. Harga tersebut mencerminkan PE16E sebesar 30.3x dan PBV sebesar 5.4x.

PGAS - Overshadowed by the oil price slump

Perusahaan Gas Negara (PGAS) – BUY (Upgrade)

Price: Rp2,405 – Target Price: Rp3,400

Pergeseran rencana pemerintah untuk sinergi BUMN gas dari yang sebelumnya menggunakan skema merger menjadi skenario berbagi jaringan pipa dengan skema open access membuat kami lebih positif dalam memandang outlook PGAS. Namun demikian, sentimen dari penurunan signifikan harga minyak menutupi katalis positif ini meskipun dampaknya relatif minimal kepada core-earnings PGAS. Diperkuat dengan ekspektasi kinerja yang membaik seiring peningkatan volume distribusi di 2016, kami meng-upgrade rekomendasi kami menjadi BUY dimana upside potential dari TP kami (Rp3,400) telah mencapai 41%.

Not a Big Jump

Ace Hardware (ACES) – HOLD (Maintain)

Price: Rp800 – Target Price: Rp815

Pada bulan Desember lalu, ACES membukukan SSSG sebesar 6%. Angka SSSG tersebut masih lebih rendah jika dibandingkan dengan bulan Oktober yang mencapai 7%. Meskipun kami yakin makroekonomi Indonesia akan lebih baik untuk tahun ini, dengan ditandai oleh penurunan BI rate dan meningkatnya indeks tingkat kepercayaan konsumen beberapa waktu ini, hal tersebut tidak akan berdampak langsung terhadap kinerja ACES, sehingga kami tetap memberikan pandangan konservatif terhadap perusahaan. Kami tetap memberikan rekomendasi HOLD untuk saham ACES dengan target harga Rp815/lembar saham. Dengan menggunakan metode DCF, harga tersebut mencerminkan 22.6x PE 16E dan 4.5x PBV 16E.