Weekly Economic Report

  • Nilai tukar rupiah masih akan dipengaruhi oleh sentimen dari luar negeri terutama terkait dengan perkembangan pembicaraan pagu limit utang di AS. Kami perkirakan pada minggu ke-3 ini, nilai tukar rupiah akan bergerak pada kisaran antara Rp.8.530 s.d Rp.8.580 per USD.
  • Pemerintah tidak menaikkan harga BBM bersubsidi pada tahun ini. Akibatnya subsidi APBN meningkat 30%. Pembengkakan subsidi tersebut akan membuat pagu defisit APBN terhadap PDB naik dari 1,8% menjadi 2,1%. Kendati demikian APBN 2011 masih cukup aman. Tetapi pemerintah mensinyalkan akan mencabut subsidi BBM pada tahun 2014 sehingga akan membuat tekanan ekspektasi inflasi dalam jangka panjang.
  • Survei perbankan pada Q3-2011 mencatat perkiraan pertumbuhan kredit yang semakin agresif diiukti dengan meningkatnya suku bunga pinjaman. Akibatnya kinerja sektor perbankan di triwulan ke-3 ini tampaknya akan semakin baik.